Rabu, 14 Maret 2012

Anggrek unik, Disperis neilgherrensis


Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Orchidaceae
Sub Famili : Orchidoideae
Tribe : Diseae
Sub Tribe : Coryciinae
Genus : Disperis
Species : Disperis neilgherrensis
Binomial name : Disperis neilgherrensis Wight 1851


Sahabat Anggrek-ist, unik sekali ya bunga anggrek ini ? Coba sahabat perhatikan dengan seksama, apa yang terpikir di benak shabat saat melihat sosok bunga anggrek ini ? Bukankah ia dapat dikatakan memiliki kemiripan dengan makhluk imajinasi yang sangat terkenal dalam legenda China ? Ya, sosok bunga ini memang mirip dengan "Barongsai'" bukan ? Bunga yang unik dengan perpaduan warna yang indah dan menawan, membuat siapa pun akan terpana dan takjub saat melihat sosoknya. Dan entah karena kebetulan atau memang ada kaitannya, tanaman anggrek ini adalah salah satu tanaman yang berasal dari China.

Anggrek unik ini memiliki nama latin Disperis neilgherrensis . Ditemukan di Himalaya Cina, India, Assam, Sri Lanka, Thailand, Jawa, Kepulauan Sunda Kecil, Maluku, Filipina, Nugini, Kepulauan Caroline dan Taiwan . Hidup di lereng bukit disela rerumputan di daerah dengan musim kemarau panjang pada ketinggian 660-1200 meter dari permukaan laut. Tanamannya berukuran kecil dan hidup secara terestrial pada suhu yang hangat sampai panas. Bunga biasanya muncul dan mekar di musim dingin. Setiap tangkai bunganya yang tegak dapat membawa 1 sampai 2 bunga yang mekar secara bersamaan dengan ukuran bunga 1,25 - 1,9 cm. Di China, ia juga dikenal dengan sebutan "Suang Dai Lan" . Anggrek ini juga memiliki banyak nama synonim, diantaranya Disperis javanica J.J.Sm.1914.

Foto : www.orchidspecies.com


Anggrek cantik, Trichopilia tortilis














Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Orchidaceae
Sub Famili : Epidendrodeae
Tribe : Cymbidieae
Sub Tribe : Oncidiinae
Genus : Trichopilia
Species : Trichopilia tortilis
Binomial name : Trichopilia tortilis Lindley 1836


Sahabat anggrek-ist, mari kita kagumi kecantikan anggrek ini. Bunga anggrek ini memiliki kelopak dan mahkota yang berpilin dengan kombinasi warna yang lembut dan indah. Labelumnya berbentuk corong yang semakin membesar , berwarna putih bersih dengan semburat warna kuning bercampur jingga ditengahnya. Ada pula varian lain dengan semburat merah bertotol. Sungguh keindahan yang begitu mempesona. Tak hanya itu, ternyata anggrek cantik ini juga sangat harum lho... Sungguh sebuah karya yang sempurna dari Sang Pencipta.

Si cantik ini memiliki nama latin Trichopilia tortilis. Hidup secara epifit di hutan basah / tropis Mexico, Guatemala, Honduras, sampai ke Costarica pada ketinggian 1500 m dari permukaaan laut. Tanaman ini membutuhkan kondisi yang hangat dengan naungan yang cukup. Pada fase aktif pertumbuhannya ia juga membutuhkan cukup banyak air. Jika kondisi terpenuhi, bunga biasanya kan muncul dan mekar di musim semi dan musim panas. Setiap tangkai bunga dengan panjang 5 -10 cm akan membawa 1 samapai 3 kuntum bunga berukuran 10 - 15 cm.

Foto kiri : www.orchidspecies.com



Anggrek berbunga putih, Dendrobium affine













Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Orchidaceae
Sub Famili : Epidendroideae
Tribe : Dendrobieae
Sub Tribe : Dendrobiinae
Genus : Dendrobium
Species : Dendrobium affine
Binomial name : Diuris affine [Decais.] Steudel 1840


Sahabat Anggrek-ist, anggrek berbunga putih yang cantik ini memiliki nama Dendrobium affine. Bentuk bunganya yang indah menyerupai kupu-kupu membuat ia memperoleh julukan "The white butterfly orchid" (anggrek kupu-kupu putih). Sosok bunganya sangat mirip dengan Dendrobium biggibum atau Dendrobium phalaenopsis yang lebih dikenal dengan anggrek larat, tapi ukuran bunganya lebih kecil , hanya sekitar 2 -3 cm saja. Kedua jenis anggrek ini memang berasal dari seksi dendrobium yang sama yaitu phalaenanthe.

Dendrobium affine ditemukan di Wilayah Utara dan Barat Australia, New Guinea, dan pulau-pulau Timor, Seram dan Tanimbar (Indonesia bag. timur) . Hidup secara epifit pada ketinggian 0 - 300 m dari permukaan laut dengan pola pertumbuhan sympodial . Membutuhkan kelembaban yang cukup dengan suhu hangat sampai panas dan kebutuhan cahaya matahari yang tinggi.

Sosok tanaman Dendrobium affine ini berkuran sedang sampai besar. Termasuk anggrek yang mudah dipelihara dan tahan banting. Perbungaan akan muncul dari pseudubulb yang berdaun maupun tak berdaun. Tangkai bunga berukuran 10 -50 cm dengan membawa 1- banyak bunga berukuran 2-3 cm. Bunga akan mekar berurutan dan menghadap ke satu arah . Bunga dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama, lebih dari 1 bulan. Salah satu variannya memiliki warna merah keunguan di bibirnya, dikenal sebagai varian dicuphum.

Foto kiri : www.orhidspecies.com
Foto kanan : www.orchidwikia,com

Genus bulan ini: Phaius," The Nun's orchid"

Phaius adalah salah satu genus dari keluarga orchidaceae yang beranggotakan sekitar 30 species. Genus ini memiliki daerah penyebaran yang cukup luas mulai dari Asia tropis (Indonesia, Malaysia, New Guinea), China, Jepang, Australia sampai Afrika dan Madagaskar.

Tanaman anggrek dari genus ini memiliki ukuran tanaman yang cukup besar. Secara umum tanaman memiliki penampilan yang cantik, terutama saat bunga-bunganya bermekaran. Kata Phaius berasal dari bahasa Yunani yang berarti "gelap". Biasanya dieja dengan tulisan "Phajus". Ini mengacu pada sebagian besar warna bunganya yang gelap dan mencolok.

Sebagian besar Phaius hidup secara terestrial. Hanya beberapa diantaranya yang hidup secara epifit. Beberapa jenis Phaius menyukai tempat yang sedikit terlindung, sedang beberapa jenis yang lainnya menyukai sinar matahari penuh. Pada fase pertumbuhannya, phaius membutuhkan cukup nutrisi untuk pertumbuhannya. Perbungaan akan muncul dari dasar pseudobulb dengan bunga-bunga di ujung spikenya. Bunga berwarna indah dan menarik dengan ukuran yang beragam dari yang berukuran sedang sampai yang cukup besar (lebih dari 10 cm), tergantung jenisnya. Sebagian besar diantaranya memiliki aroma yang sangat harum dan menyenangkan. Beberapa jenis Phaius yang berasal dari Madagaskar di klasifikasikan dalam genus Gastrorchis.

Species yang cukup terkenal adalah Phaius thankervilleae. Dibawa ke Inggris dari Cina oleh John Fothergill pada tahun 1778. Beberapa tahun kemudian spesies ini dinamai oleh Joseph Banks untuk menghormati Bunda Emma Tankerville, seorang pecinta dan kolektor anggrek. Selanjutnya species ini dikenal pula dengan sebutan "The Nun's orchid".

Berikut ini sebagian species dari Genus Phaius. Selamat menikmati keindahannya...


Phaius klabatensis


Phaius reflexipetalus


Phaius simulans


Phaius indochinensis


Paius callosus


Phaius columnaris


Phaius luteus


Phaius peyroti


Phaius longicornu


Phaius subtrilobus


Phaius thankervilleae


Phaius tuberculosus


Phaius wallichii


Phaius pauciflorus

Anggrek beraroma, Gavilea odoratissima















Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Orchidaceae
Sub Famili : Orchidoideae
Tribe : Cloraeeae
Sub Tribe : -
Genus : Gavilea
Species : Gavilea odoratissima
Binomial name : Gavilea odoratissima (Poepp. & Endl) Poepp. 1833

Lihatlah, indah sekali bunga anggrek ini ya? Sekilas mirip kupu-kupu kuning yang tengah mengepakkan sayapnya. Selain cantik, bunga anggrek ini juga sangat wangi lho....Tak heran jika anggrek yang memiliki nama latin Gavilea odoratissima ini juga dikenal dengan sebutan "The fragrant gavilea" (Si Gavelia yang wangi").

Anggrek ini ditemukan di Argentina dan Chili pada ketinggian 1200-1300 m dari permukaan laut. Sosok tanamannya berukuran besar, hidup secara terestrial di daerah berhawa sejuk sampai dingin. Bunganya mekar pada akhir musim semi sampai awal musim panas. Panjang tangkai bunga dapat mencapai 30 -35 cm dengan membawa banyak bunga berukuran 1,5 cm yang sangat wangi.

Foto kiri : www.chileflora.com
Foto kanan : www.orchidspecies.com














Koleksi yang mekar bulan ini

Sahabat anggrek-ist, bulan maret 2012 ini cukup banyak juga koleksi anggrek di rumah yang sedang mekar. Beberapa diantaranya telah mekar selama berbulan-bulan. Seperti jenis Phalaenopsis amabilis ini. Kebetulan koleksinya cukup banyak, jadi mereka silih berganti menampilkan keindahan bunganya. Sudah lebih dari 7 bulan lho , jenis ini selalu ada yang mekar, menampilkan keindahannya yang tak jemu untuk dipandang, karenanya ia terpilih jadi maskot bulan ini...

Beberapa jenis anggrek yang lain sebenarnya juga telah berbulan-bulan selalu ada yang mekar. Diantaranya Spathoglottis plicata, Phalaenopsis violacea, dan Phalaenopsis phanterina (lamelligera?). Tapi untuk kali ini mereka tidak tampil, untuk memberi kesempatan anggrek- anggrek yang lain memamerkan keindahannya.

Nah, berikut parade sebagian mereka yang mekar bulan ini. Yang species (anggrek alam) maupun yang hybrid (anggrek silangan) . Selamat menikmati...

Dendrobium mutabile

Bulbophyllum auratum
("Si kembang goyang")

Dendrobium schulleri ?
(belum yakin, tapi katanya species... ada yang tahu ?)

Pholidota imbricata

Ascocentrum miniatum
("Si mini yang cantik)

Rhyncostilis retusa
(Anggrek ekor tupai)

Doritis pulcherrima

Dendrobium crumenatum
(Anggrek merpati)

Dendrobium hybrid
(gak tau namanya..)

Oncidium mini cherry (hybrid)

Tips : Memilih dan membeli anggrek

Sahabat Anggrek-ist, adakalanya anggrek yang baru saja kita beli beberapa waktu kemudian menunjukkan gejala akan mati. Wah, sedih sekali tentunya.. Bisa jadi ini karena kita kurang berhati-hati saat memilih dan membeli anggrek tersebut. Nah, untuk menghindari kejadian tersebut berikut ada beberapa tips yang mungkin bisa bermanfaat untuk sahabat :

1. Tentukan dulu jenis anggrek yang akan kita beli. Tentunya dengan melihat kondisi rumah tempat kita akan menempatkannya. Apakah rumah kita terletak di dataran tinggi atau dataran rendah. Anggrek akan tumbuh optimal jika ia ditempatkan sesuai dengan kondisi di habitat aslinya. (Baca "Jendela" bulan ini)

2. Pilihlah anggrek yang sehat. Ditandai dengan daunnya yang tampak segar mengkilat. Tidak layu atau kusam. Akarnya tampak sehat dan banyak. Hindari memilih tanaman yang terdapat bercak kuning atau coklat di daun atau batangnya, karena kemungkinan besar tanaman ini terkena penyakit.

3. Untuk anggrek dengan type sympodial, pilihlah anggrek yang memiliki batang (pseudobulb) yang padat, gemuk dan banyak. Batang yang padat dan gemuk menunjukkan bahwa anggrek ini tercukupi kebutuhan air dan nutrisinya. Sedang pseudobulb yang banyak memungkinkan anggrek dapat menghasilkan tangkai bunga yang lebih banyak, serta memberikan tunas-tunas baru yang juga lebih banyak. Hindari memilih anggrek yang batangnya berkerut atau menciut, karena kemungkinan anggrek ini bermasalah dengan proses penyerapan air.

4. Untuk anggrek yang sedang berbunga, pilihlah anggrek yang memiliki bunga yang tampak segar dan banyak. Tangkai bunga panjang, utuh dan tidak terpotong, serta tak ada kuntum bunga yang layu. Jika memungkinkan, carilah yang memiliki bekas tangkai bunga yang banyak, karena ini menunjukkan bahwa anggrek tersebut produktif untuk berbunga.

5. Periksalah media tanam anggrek tersebut. Apakah anggrek tertanam cukup kokoh disana. Karena bisa jadi anggrek baru saja dipindahkan atau dalam proses repotting, sehingga akar-akarnya belum menyatu dengan media. Periksa juga apakah ada hama seperti keong kecil, semut atau serangga lainnya yang bisa membahayakan tanaman.

6. Untuk anggrek yang masih baby (bibit) , lihatlah perkembangan akar dan daunnya. Anggrek yang memiliki pertumbuhan sehat, akarnya gemuk, banyak dan mengkilat. Daun anggrek kedua memiliki besar minimal 2 kali dari daun pertama.

7. Khusus unutk anggrek species, bacalah dulu literatur tentang anggrek tersebut. Dengan mengenal lingkungan hidup atau habitat asli serta sifat dan karakteristik anggrek tersebut, akan lebih memudahkan kita untuk merawatnya, dan tentunya harapan melihat bunganya bermekaran tidak hanya menjadi angan-angan..

Selamat memilih dan membeli anggrek....

Foto : Dendrobium hybrid, koleksi pribadi